YOU CAN EDIT THIS PAGE! Just click any blue "Edit" link and start writing!

Batu

From Wikitravel
Revision as of 01:32, 6 September 2007 by 125.164.121.48 (talk) (Get around)
Jump to: navigation, search
Batu

Default Banner.jpg

City name is a city in Region name.

Sejarah Kota Batu

  • Sejak abad ke-10, wilayah Batu dan sekitarnya telah dikenal sebagaitempat peristirahatan bagi kalangan keluarga kerajaan, karena wilayahadalah daerah pegunungan dengan kesejukan udara yang nyaman, jugadidukung oleh keindahan pemandangan alam sebagai ciri khas daerahpegunungan.

Pada waktu pemerintahan Raja Sindok , seorang petinggi Kerajaan bernamaMpu Supo diperintah Raja Sendok untuk membangun tempat peristirahatankeluarga kerajaan di pegunungan yang didekatnya terdapat mata air.Dengan upaya yang keras, akhirnya Mpu Supo menemukan suatu kawasan yangsekarang lebih dikenal sebagai kawasan Wisata Songgoriti.

Atas persetujuan Raja, Mpu Supo yang konon kabarnya juga saktimandraguna itu mulai membangun kawasan Songgoriti sebagai tempatperistirahatan keluarga kerajaan serta dibangunnya sebuah candi yangdiberi nama Candi Supo.

Sebagaimana keinginan Raja, ditempat peristirahatan tersebut terdapatsumber mata air yang mengalir dingin dan sejuk seperti semua mata airdi wilayah pegunungan. Mata air dingin tersebut sering digunakanmencuci keris-keris yang bertuah sebagai benda pusaka dari kerajaanSendok. Oleh karena sumber mata air yang sering digunakan untuk mencucibenda-benda kerajaan yang bertuah dan mempunyai kekuatan supranatural(Magic) yang maha dasyat, akhirnya sumber mata air yang semula terasadingin dan sejuk akhirnya berubah menjadi sumber air panas. Dan sumberair panas itupun sampai saat ini menjadi sumber abadi di kawasan WisataSonggoriti.

Wilayah Kota Batu yang terletak di dataran tinggi di kaki GunungPanderman dengan ketinggian 700 sampai 1100 meter di atas permukaanlaut, berdasarkan kisah-kisah orang tua maupun dokumen yang ada maupunyang dilacak keberadaannya, sampai saat ini belum diketahuikepastiannya tentang kapan nama "B A T U" mulai disebut untuk menamaikawasan peristirahatan tersebut.

Dari beberapa pemuka masyarakat setempat memang pernah mengisahkanbahwa sebutan Batu berasal dari nama seorang ulama pengikut PangeranDiponegoro yang bernama Abu Ghonaim atau disebut sebagai Kyai GubugAngin yang selanjutnya masyarakat setempat akrab menyebutnya denganpanggilan Mbah Wastu. Dari kebiasaan kultur Jawa yang seringmemperpendek dan mempersingkat mengenai sebutan nama seseorang yangdirasa terlalu panjang, juga agar lebih singkat penyebutannya sertalebih cepat bila memanggil seseorang, akhirnya lambat laun sebutan MbahWastu dipanggil Mbah Tu menjadi Mbatu atau batu sebagai sebutan yangdigunakan untuk Kota Dingin di Jawa Timur.

Sedikit menengok ke belakang tentang sejarah keberadaan Abu Ghonaimsebagai cikal bakal serta orang yang dikenal sebagai pemuka masyarakatyang memulai babat alas dan dipakai sebagai inspirasi dari sebutanwilayah Batu, sebenarnya Abu Ghonaim sendiri adalah berasal dari JawaTengah. Abu Ghonaim sebagai pengikut Pangeran Diponegoro yang setia,dengan sengaja meninggalkan daerah asalnya Jawa Tengah dan hijrah dikaki Gunung Panderman untuk menghindari pengejaran dan penangkapan dariserdadu Belanda (Kompeni)

Abu Ghonaim atau Mbah Wastu yang memulai kehidupan buruknya bersamadengan masyarakat yang ada sebelumnya serta ikut berbagi rasa,pengetahuan dan ajaran yang diperolehnya semasa menjadi pengikutPangeran Diponegoro.Akhirnya banyak penduduk dan sekitarnya danmasyarakat yang lain berdatangan dan menetap untuk berguru, menuntutilmu serta belajar agama kepada Mbah Wastu.

Bermula mereka hidup dalam kelompok (komunitas) di daerah Bumiaji,Sisir dan Temas akhirnya lambat laun komunitasnya semakin besar danbanyak serta menjadi suatu masyarakat yang ramai.

Sebagai layaknya Wilayah Pegunungan yang wilayahnya subur, Batu dansekitarnya juga memiliki Panorama Alam yang indah dan berudara sejuk,tentunya hal ini akan menarik minat masyarakat lain untuk mengunjungidan menikmati Batu sebagai kawasan pegunungan yang mempunyai daya tariktersendiri. Untuk itulah di awal abad 19 Batu berkembang menjadi daerahtujuan wisata, khususnya orang-orang Belanda, sehingga orang-orangBelanda itupun membangun tempat-tempat Peristirahatan (Villa) bahkanbermukim di Batu.

Situs dan bangunan-bangunan peninggalan Belanda atau semasaPemerintahan Hindia Belanda itupun masih berbekas bahkan menjadi asetdan kunjungan Wisata hingga saat ini.Begitu kagumnya Bangsa Belandaatas keindahan dan keelokan Batu, sehingga bangsa Belanda mensejajarkanwilayah Batu dengan sebuah negara di Eropa yaitu Switzerland danmemberikan predikat sebagai De Klein Switzerland atau Swiss kecil diPulau Jawa.

Peninggalan arsitektur dengan nuansa dan corak Eropa pada penjajahanBelanda dalam bentuk sebuah bangunan yang ada saat ini serta panoramaalam yang indah di kawasan Batu sempat membuat Bapak Proklamatorsebagai The Father Foundation of Indonesia yaitu Bung Karno dan BungHatta setelah Perang Kemerdekaan untuk mengunjungi dan beristirahat dikawasan Selecta Batu.

Sumber : Dinas Infokompust Batu Bagian Informasi

Sejarah Pembentukan Kota

6 Maret 1993

Kota administrasi Batu dibentuk dan diresmikan (sebelumnya merupakan kecamatan bagian wilayah Kabupaten Malang).

10 April 1995

Surat persetujuan DPRD Kab. Malang dan bupati Malang tentang peningkatan status kotif Batu menjadi kotamadya Batu

11 April 1995

Pengusulan kepada gubernur tentang peningkatan status kotif menjadi kotamadya.

  • 6 Juni 1996

Dengan persetujuan DPRD kota Malang dan surat bupati Malang disertai surat Pembantu Gubernur di Malang, Batu mengusulkan peningkatan status dari Kotif menjadi kotamadya ke gubernur Jawa Timur.

  • 12 Januari 2001

Melalui proses yang panjang, maka setelah pemilu 1999 terbit Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang penetapan Jumlah dan Tata Cara Pengisian Keanggotaan DPRD propinsi dan Kabupaten/Kota.

  • 28 Februari 2001

Keputusan Menteri Dalam negeri dan Otonomi Daerah pada tentang petunjuk Pelaksanaan Penetapan Jumlah dan Tata Cara Pengisian Keanggotaan DPRD Propinsi dan Kabupaten / Kota.

  • 21 Juni 2001

Batu resmi menjadi Kota berdasarkan UU No 11 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota Batu

See

Do

Buy

Eat

Drink

Sleep

Contact

Get out


This article is an outline and needs more content. It has a template, but there is not enough information present. Please plunge forward and help it grow!